#
#

Dokter Gigi Dengan Segudang Prestai

Berbincang dengan salah satu Alumni learning camp tahun 2017, putera kelahiran Yogjakarta ini memiliki ketertarikan di bidang biologi sejak tingkat sekolah menengah (SMA), dari kesukaannya ini membawa Ibrahim mengikuti berbagai lomba karya tulis dan olimpiade selama sekolah, hingga menjadi juara dan meloloskan pada Masuk jurusan Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro (UNDIP). Rasa syukur orang tua ibrahim adalah membuat perencanaan selanjutnya ketika Ibrahim menceritakan tentang kelulusannya.

Selama menjadi mahasiswa kedokteran gigi, banyak aktivitas yang Ibra ikuti mulai ikut di beberapa organisasi, bukan hanya ikut-ikutan saja namun ingin berkontribusi pada organisasi tersebut. Tiga organisasi ini adalah BEM FK sebagai kepala departemen Pengabdian Masyarakat, LDJ (Lembaga Dakwah Jurusan) peran Ibra sebagai Ketua.

Selama menjabat di Departemen BEM FK, Ibra memastikan program Baksos yang setiap minggu bisa dilaksanakan. Salah satu program adalah desa binaan yang terletak Desa Ungaran Barat Bantul Yogjakarta,

jadi saya dan teman-teman bolak-balik ke desa untuk fokus membantu pendidikan dan pemberdayaan Masyarakat” tutur Ibra.

Belajar membuat program dan menganalisis kebutuhan, potensi desa adalah hal yang paling berharga ketika terjun langsung ke masyarakat.

Selain itu aktivitas sebagai ketua pada LDJ pada Jurusan Kedokteran Gigi, menurut Ibra “Organisasi ini terhitung baru, hal besar yang saya lakukan adalah bagaimana organisasi ini bisa bergabung dengan perhimpunan LDFK (Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran) di tingkat Nasional bisa terwujud”. Ujar Ibra. Alhamdulillah selama setahun aktif pada Forum-forum nasional, akhirnya LDJ FKG UNDIP sudah menjadi bagian LD kedokteran secara nasional.

Saat ditanya perihal Prestasi, sejak duduk menjadi Mahasiswa kedokteran Gigi Undip, pada tingkat satu Ibra sudah memenangkan Juara I Pekan Ilmiah Mahasiswa Fakultas Kedokteran 2017, Universitas Diponegoro, Best presentation “Call for Paper”, Medical Research for better Health 2019, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Berkat kemenangan ini Ibra masuk daftar mahasiswa berprestasi di level jurusan. Ibra bersyukur bisa membawa nama kampus ke level nasional dan internasional yaitu pada National Dental Physiology Quiz 2019, Universitas Indonesia (delegation) International Dental Physioligy Quiz 2018, University of Malaya, Malaysia (delegation).

Di tahun 2020, prestasi membanggakan diraih pada level Internasional, berhasil medapatkan Gold Medal Malaysia Technology Expo (MTE), Putra World Trade Center, Malaysia.

Ibrahim bersyukur berkat beasiswa dari Learningcamp bisa lebih siap ketika masuk dunia kampus. “learning camp adalah langkah awal untuk tahu kehidupan kampus, mulai dari managemen waktu” ujar Ibra.

Ibra mengatakan “Mengenali Passion diri dan serius melakukan persiapan adalah salah satu cara untuk meraih impiannya yaitu masuk perguruan tinggi”.

Melalui pehamaman diri terhadap keinginan kita, menggeluti salah satu bidang menjadi lebih bahagia serta santai mengerjakanya. Bahkan jika bisa persiapkan diri dengan belajar sebaik mungkin seperti ketika dalam ujian dapat membuat jadwal untuk berlatih soal.

Apa kata mereka?

Berikut testimoni dari alumni...