#
#

Juara Karya Tulis dan Penggerak Untirta hijrah komuniti yang Peduli Kehormatan Wanita

Memiliki kesempatan untuk bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi adalah keinginan banyak siswa/i di seluruh Indonesia. Perubahan pola pikir, bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, hingga menentukan karir merupakan beberapa aktivitas yang bisa diraih salah satunya, ketika menjadi seorang mahasiswa. Begitupun dengan perempuan asal Kabupaten Banjar, Yuni Nuraeni bersyukur mendapatkan kesempatan berkuliah di jurusan Pendidikan Matematika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Sejak awal orangtua selalu berpesan bahwa perempuan adalah pendidik pertama dalam keluarga. Sehingga selain Yuni, saudara kandung lainnya memilih untuk menjadi seorang Guru Matematika.

Pilihan ini sudah mempertimbangkan beberapa hal dan diskusi panjang” sahut Yuni yang juga berkeinginan mengambil planologi.

Selama berkuliah program praktik pengalaman lapangan (PPL) adalah pembelajaran berharga ketika akan terjun ke dunia pendidikan sekolah secara langsung. Yuni menjawab “Alhamdulillah saya mendapatkan Boarding school pada level SMP dan SMA di Pandeglang”. Memiliki persiapan sebelum mengajar menjadi hal penting ketika bertemu dengan siswa yang mayoritas menganggap sulit pelajaran matematika. “Sebelum terjun ke kelas, saya mendapatkan pelatihan dari guru terkait zona nyamannya siswa, ketika kita telah tahu seperti karakteristik siswa, kelas, dan suasana. Maka secara tidak langsung kita bisa memberikan pembelajaran dengan metode yang sesuai” ujar Yuni.

Siswa yang mengantuk, tidak konsentrasi menjadi salah satu kendala ketika latihan mengajar di boarding school, sehingga metode permainan seperti senam otak menjadi cara memulai yang tepat untuk memusatkan fokus siswa. Pengalaman yang didapat dari PPL di sekolah, nantinya ketika menjadi seorang Guru, kita seharusnya tau tentang gaya belajar siswa apakah mereka audio, kinestetik, visual atau gabungan. Penggunaan media pembelajara video bisa jadi alternatifnya.

Selain aktivitas akademik, Yuni kerap aktif di unit kegiatan mahasiswa, mulai dari unit karya tulis ilmiah, lembaga dakwah kampus, dan komunitas hijrah. Prestasi terbesar yang diraih selama kuliah Juara 3 LKTI Universitas Negeri Gorontalo tahun 2020 , Best Presentation LKTI Universitas Negeri Gorontalo tahun 2020, Juara Harapan 2 LKTI Nasional KRISNA III 2019 , Juara 3 Lomba Inovasi Pembelajaran Matematika Universitas PGRI Yogyakarta 2019, 20 Besar Permutasi (Paper Matematika UGM Tingkat Nasional) tahun 2019 dan beberapa Peserta pada Matematika ON-MIPA MAtematika 2018 dan 2017, Matematical Analysis & Geometry Day ITB 2018, Finalis LKTI Tracival Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2017, Runner Up Duta Jilbab Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2017, Finalis Debate Competition Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNTIRTA 2016. Karena prestasinya ini menghantarkan yuni masuk pada 5 Besar Mahasiswa Berprestasi FKIP Untirta 2018.

Tak puas dengan banyak lomba yang diikuti, kepedulian kepada perempuan menjadi konsentrasi lain dari mahasiswi yang merupakan alumni program learning camp angkatan 4 tahun 2014. Ia bersama dengan teman-teman memiliki keresahan melihat perempuan yang belum menutup aurat, sehingga terbentuklah Untirta Hijrah Komuniti. “namanya pemikiran orang, namanya perjuangan, kecaman pasti ada, namun bagaimana kita menyikapinya” sahut Yuni saat ditanya terkait kendala. Fokus pada edukasi dan menjadi role model tanpa harus menggurui merupakan jalan yang dipilih, agar bisa diterima secara luas.

Menurutnya motivasi terbesar dalam menjalani berbagai kegiatan, yaitu ingin lebih baik dari kakaknya. “Kalo kakak bisa kenapa saya tidak berprestasi” terang yuni, selain itu di Learning camp, banyak kakak pembina yang menginspirasi bahwa untuk bisa menjadi berprestasi tidak harus kuliah di 5 kampus besar Indonesia, dimanapun kalian berada tetap bisa berprestasi. “dimanapun emas berada, ia tetaplah emas” kutipan pembina yang sampaikan pada Yuni hingga membekas saat ini.

Menjadi ketua angkatan wanita selama program learning camp adalah aktivitas yang tidak bisa dilupakan saat mengikuti program. Disiplin waktu selalu berusaha melakukan yang terbaik adalah salah satu kiatnya dalam mengapai impian sampe saat ini. “jangan berharap yang terbaik jika kalian belum memberikan yang terbaik pada setiap aktivitasnya” tutup yuni.

Apa kata mereka?

Berikut testimoni dari alumni...