#
#

Kisah Sukses Alumni Learning Camp Menjadi Seorang Presiden Mahasiswa

Pada kesempatan yang baik kali ini berbagi kisah dari salah seorang senior alumni LC, beliau .adalah kang Ahmad Fauzi Ridwan alumni LC angkatan 1 tahun 2013. Berbagi seputar banyak hal mengani ke LC-an kang Uji sapaan akrab orang-orang kepada beliau mengenal LC sudah dari tahun 2012. Kala itu diajak oleh seorang teman bernama Yogi untuk mengikuti LC yang pada saat itu masih bernama Bima Sakti.

Berawal dari kegagalannya dalam mengikuti tes SBMPTN, kemudian diajak oleh Teh Wadifah dan Kang Yandi (Iyan) untuk belajar bareng di LC. Selain gagal di SBMPTN, beliau bercerita gagal pula masuk ke 7 kampus PTN dan sebanyak 6 kali tes tidak lolos. Saat masa-masa awal tujuan hidup dari beliau tidak jelas, sehingga untuk bisa sampai pada tujuan maka menetapkan sedari awal.

Tipikal seorang kang Uji ujar beliau adalah orang yang selalu penasaran, sehingga dari rasa penasarannya itu menjadikan beliau berkeliling ke setiap tempat dan menjumpai dengan berbagai banyak orang telah menjadikan bahan pembelajaran yang lebih menjadikan ia naik teramanahi menjadi seorang Presma (Presiden Mahasiswa) UPI. Lebih-lebih ia tertriger dengan kata-kata dari Andrea Hirata melalui karyanya Laskar Pelangi,

Keliling dunialah engkau, dengan begitu engkau akan menemui banyak hal dan nasib mu menjadi lebih baik lagi.”

Kurang lebih seperti itu. Beliau juga berbagi kisah bahwa saat awal-awal peralihan dari seorang siswa SMA ke kuliah bingung karena biaya masuk dan biaya hidup saat sudah menjadi mahasiswa nanti. Namun hal tersebut tidak membuat patah semangat baginya, melainkan menjadi pemicu ia yang hingga hari telah menjadi seorang pebisnis, wirausahawan muda, dan pendiri StartUp Gerlong (komunitas kewirausahaan) sekitar daerah gerlong dengan pendekatan kewilayahan.

Rutinitas beliau saat ini berfokus dan berkecimpung di Petik Emas, sebuah social enterpise yang bergerak pada hasil pertanian dan pemberdayaan desa.

Terakhir ketika di tanya adakah pengaruh program-program learning camp (LC) terhadap kehidupan dan aktivitas beliau sampai hari ini, maka beliau menjawab: "Program LC mengajarkan kepada diri untuk menyeimbangkan antara ikhtiar bumi dan ikhtiar langit, taat beribadah adalah kunci lolos SBMPTN, setiap hari diisi dengan beribadah kepada Allah Swt., pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan di LC terbawa hingga ke kampus dan terterap dalam aktivitas sehari-hari".

Menutup sesi wawancara, beliau mengutarakan pesannya bagi khalayak terkhusus kepada adik-adik semua bahwasannya: “Ketika fisik lemah, maka jangan turut melemahkan pikiran.” Agar fisik tidak lemah maka bergerak, berpetualang lah, jalan-jalan, dan lainnya. Sedangkan agar pikiran tidak lemah maka membaca lah, dengan aktivitas baca tersebut menguatkan dan menyegarkan pikiran.

Apa kata mereka?

Berikut testimoni dari alumni...